Sayangi Jantung Anda Mulai Sekarang

http://generasimaju.com/ – Masih kurang termotivasi untuk aktif bergerak? Lemak di pinggang dan perut yang mulai menebal mungkin dapat memotivasi kita. Jantung merupakan salah satu organ dalam tubuh yang utama dengan bekerja paling keras dan vital bagi kehidupan dan kesehatan tubuh. Tanpa istirahat, ia memimpa darah ke seluruh tubuh, cara menjaga kesehatan jantung tidak sulit. Kita harus rajin dan rutin bergerak aktif.

Gerakan badan yang teratur akan membuat tubuh membakar kalori secara maksimal dan mencegah terbentuknya timbunan lemak. Timbunan lemak di pinggang dan oerut menandakan timbunan serupa juga terjadi dipembuluh darah. Inilah yang sering menjadi masalah: jantung harus memompa darah lebih kuat lagi agar bisa menembus “jalan” yang menyempit akibat timbunan lemak.

Itulah mengapa diciptakan latihan kardio untuk membakar kalori dan menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Intinya, jantung dibuat bekerja dalam level konstan selama waktu tertentu. Apabila kita maasih tergolong pemula dalam berolahraga, coba pertahankan rata-rata detak jantung sebanyak 100 kali per menit dalam waktu minimal 15 sampai 30 menit. Dalam tataran ini, masa depan jantung tergolong cerah.

Coba dengan berjalan cepat atau bersepeda keliling lapangan. Untuk latihan dengan alat, mesin kardio seperti cross training dan static bike adalah pilihan teraman. Cobalah untuk terus meningkatkan durasi dan level latihan. Lakukan secara rutin, sehingga perlahan-lahan otak menjadikannya sebagai kebiasaan.

Selain itu, jangan lupa juga untuk mengatur pola makan dan istirahat yang cukup. Karena selain latihan yang mempengaruhi lemak menumpuk juga pola makan. Makanan yang banyak mengandung lemak sebaiknya perlu dihindari sehingga kualitas makanan terjaga. Perbanyak makan buah dan sayuran agar metabolisme organ tubuh lain juga normal. Sehingga semua organ tubuh sehat tidak hanya jantung saja.

Susu bukan musuh bagi jantung

Mau tahu cara aman agar lemak produk susu tak membahayakan jantung? Pertama, ketahuilah bahwa konsumsi produk-produk berbahan susu tidak memiliki kaitan langsung dengan risiko terkena serangan jantung. Kedua, gunakan produk olahan susu, seperti mentega, keju, dan yoghurt dalam takaran yang tidak berlebihan. Selain lemak, susu mengandung kalsium, vitamin D, potasium, dan magnesium yang baik bagi tulang.