Cara Mendeteksi Kesehatan Melalui Jari dan Tangan Bagian 1

Telapak tangan dan jari-jemari adalah anggota tubuh yang paling banyak digunakan sehari-hari namun kerap terlewat untuk diamati kondisinya. Nyatanya ada lo beberapa tanda kelainan yang dapat dideteksi dari kondisi telapak tangan dan jari-jemari anak. Berikut ini beberapa contohnya:

Jari dan telapak tangan pucat

Warna kulit di telapak tangan yang normal adalah merah muda. Demikian pula warna kulit yang ada di bawah kuku jari. Pada keadaan kekurangan darah (anemia), kulit telapak tangan dan dasar kuku jari tampak putih pucat. Gejala ini biasanya juga didapatkan pada kulit secara keseluruhan, termasuk kelopak mata bagian dalam dan bibir. Hanya saja, pada anak yang kulitnya relatif putih, kadang gejala tersebut tidak begitu terlihat sehingga disangka normal. Cara paling mudah mendeteksinya dengan membandingkan warna telapak tangan anak dengan tangan kita sendiri atau orang lain yang diketahui dalam keadaan sehat.

Jari tabuh

Pada jari yang normal, di bagian ujung jari terdapat kuku yang bila dilihat dari samping tampak mendatar. Pada kondisi dengan kelainan jantung (khususnya penyakit jantung bawaan) dan kelainan paru, kerap ditemukan bentuk jari yang seperti tabuh genderang. Bentuk kuku pada ujung jari tampak mencembung bila dilihat dari samping. Dalam bahasa medis disebut clubbing finger atau “jari tabuh”. Ada nya bentuk jari yang demikian perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan kondisi jantung dan paru secara lebih mendalam, sebab tidak jarang bila didiamkan semakin lama semakin berat. Bila ada kelainan jantung, umumnya anak juga sulit bertambah berat badannya, dan cepat lelah.

Luka-luka kecil kemerahan dan gatal di tangan

Sering kali didapatkan kulit telapak tangan dan sela-sela jari anak mengalami luka-luka kecil, yang berwarna kemerahan dan agak terkelupas kulitnya. Anak juga mengeluh kulitnya gatal terutama di malam hari sehingga ia menggaruknya sampai berdarah dan semakin besar lukanya. Kelainan ini disebabkan adanya parasit seperti kutu kecil yang dinamai Sarcoptes scabiei, yang menyebabkan penyakit scabies atau dalam bahasa awam disebut “kudisan”. Parasit yang sangat kecil ini masuk ke dalam lapisan kulit dan menggali terowongan di dalam lapisan kulit sehingga menyebabkan rasa gatal yang luar biasa.

Saking gatalnya, anak kerap menggaruk terus menerus sampai berdarah dan terjadilah luka-luka di kulit yang mengakibatkan terjadi infeksi lebih berat. Parasit ini lebih aktif di malam hari sehingga gejala gatal terasa semakin hebat di malam hari. Selain di telapak tangan dan jari, kelainan ini juga dapat terjadi di kaki, lengan, bahkan kulit kepala. Selain karena adanya gigitan kutu tersebut, gejala serupa juga dapat disebabkan oleh infeksi jamur pada kulit.

Selain memperhatikan kesehatan anak, pendidikan bahasa juga perlu diperhatikan untuk anak agar mampu untuk bersaing di era globalisasi sekarang ini. http://pascal-edu.com/ merupakan situs yang menyediakan pendidikan bahasa asing yang terjamin kualitasnya.